Selasa, 03 April 2012

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL


BAB IV
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL


Manusia mempunyai kelebihan dari segi biologis dibandingkan dengan binatang, sebab manusia memiliki :
1.    Otak yang besar dan susunan saraf yang kompleks
2.    Alat bersuara yang khas
3.    Tangan dan jari-jari yang bebas digerakkan
4.    Anggota badan yang memungkinkan manusia untuk berdiri tegak
Empat segi biologis diataslah yang menyebabkan manusia dikatakan sebagai makhluk yang sempurna bila dibandingkan dengan makhluk Tuhan yang lain.
Adapun 7 pokok perbedaan tingkah laku manusia dengan makhluk lain yaitu :
1.    Sebagian besar kelakuan manusia dikuasai oleh akal, sedangkan hewan oleh naluri
2.    Hasil kerja manusia berdasarkan akal dengan bantuan peralatan kerja
3.    Kelakuan manusia didapat melalui proses belajar sedangkan hewan melalui naluri
4.    Manusia mempunyai lambang dan bahasa lisan dan tulisan , sedangkan hewan tidak
5.    Pengetahuan manusia bersifat akumulatif
6.    Sistem kerja diatur dengan keterampilan
7.    Masyarakat ( manusia ) sangat beraneka ragam
Manusia memiliki ciri khas yang menyebabkan ia berbeda dengan makhluk lain. Manusia mempunyai profil yang unik. Itulah sebabnya budaya atau kebudayaan diciptakan manusia yang beraneka ragam. Perbedaan itu disebabkan oleh :
1.    Perbedaan iklim
2.    Perbedaan dalam kultural historis ( sejarah budaya )
3.    Pengalaman bersama
4.    Pandangan mengenai alam raya
5.    Perkembangan ilmu dan teknologi dalam komunikasi

4.1    Makna Manusia SeutuhnyaManusia adalah makhluk tertinggi ciptaan tuhan. Manusia mendapat unsur tambahan, yaitu “akal” dan “budi”. Akal dan budi nya lah yang menyebabkan manusia berbeda dengan makhluk lainnya.
4.1.1    Dari Tinjauan Teoritis ( teori Darwin )Teori evolusi darwin dicetuskan oleh Charles Darwin. Beliau mengatakan secara tegas bahwa “manusia berasal dari evolusi makhluk dibawahnya”. Jadi,  manusia berasal dari kera. Namun teori darwin itu tidak dapat memberi penjelasan mengenai bagaimana proses perubahan hewan yang menyerupai manusia itu menjadi manusia sempurna.
4.1.2    Dari Tinjauan Keagamaan ( Religius )Manusia pertama ciptaan Tuhan adalah Adam, sedangkan dari salah satu tulang rusuk Adam diciptakan hawa sebagai jenis wanita. Kemudian dari kedua jenis itulah berkembang populasi manusia.

4.2    Kedudukan Manusia Sebagai Makhluk Tuhan
4.2.1    Makhluk ReligiManusia sebagai makhluk yang cenderung beragama yang mempercayai adanya kekuatan darinya.
4.2.2    Manusia Sebagai Makhluk IndividuManusia memiliki kekhasan-kekhasan sendiri-sendiri
4.2.3    Manusia Sebagai Makhluk SosialManusia senantiasa berinteraksi dan berkomunikasi untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya
4.2.4    Manusia Sebagai Makhluk MiliuManusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang peduli terhadap alam sekitarnya

4.3    Hakikat Manusia Sebagai IndividuManusia adalah makhluk individu, berarti makhluk yang tidak dapat dibagi-bagi, tidak bisa dipisahkan antara jiwa dan raganya.

4.4    Hakikat Manusia Sebagai Anggota Manusia dalam KeluargaManusia dilahirkan dari keluarga dan kelak akan membentuk keluarga, kelarga adalah kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat.

4.5    Siapakah Masyarakat itu?Masyarakat adalah sekumpulan orang-orang yang bersatu dan disatukan oleh kebudayaan yang sama, atau sejumlah manusia dalam arti yang seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yang dianggap sama.

4.6    Bermasyarakat Dalam Berbagai Jenis Kehidupan yang Meliputi Jenis-Jenis Tatanan Hidup Berkelompok
4.6.1    Konsep Kelompok Sosial Budaya 
1. Lingkungan sosial budaya artinya sejumlah manusia yang hidup berinteraksi
2.    Bentuk sosial budaya artinya setiap kelompok sosial yang mempunyai batas-batas yang telah di tentukan
3.    Cara hidup sosial budaya artinya sikap, perbuatan, dan tujuan nya telah dipolakan oleh kelompok dalam seperangkat tuntunan atau pedoman tertulis (kode etik)
4.    Tujuan sosial budaya artinya tujuan-tujuan tertentu yang akan dicapai oleh sebuah kelompok organisasi.
4.6.2    Kebutuhan Manusia1.    Kebutuhan jasmani atau kebutuhan fisik
2.    Kebutuhan kerohanian atau kebutuhan kejiwaan
3.    Kebutuhan biologis
4.    Kebutuhan yang dipenuhi atau pemenuh kebutuhan

4.7    Peranan, Status, Kepemimpinan, dan KelompokKepemimpinan adalah mempengaruhi seseorang untuk berprilaku sebagaimana kita kehendaki.

4.8    Struktur dan Sistem Sosial
4.8.1    Struktur Sosial
a.    Pengertian
Hubungan timbal-balik antara posisi-posisi sosial dan antara peran-peran.
b.    Unsur-unsur struktur sosial
Adapun masing-masing unsur tersebut meliputi :
1.    Kelompok-kelompok sosial
2.    Kebudayaan
3.    Lembaga sosial
4.    Stratifikasi sosial
5.    Kekuasaan dan wewenang
c.    Jenis-jenis struktur sosial
1.    Struktur kaku dan struktur luwes
2.    Struktur formal dan struktur informal
3.    Struktur homogen dan struktur heterogen
4.    Struktur mekanis dan struktur statistik
5.    Struktur kewibawaan dan kerjasama
6.    Struktur atas dan struktur bawah
d.    Hubungan struktur sosial dengan Fungsi sosial
Terdapat hubungan yang tidak dapat dipisahkan antara fungsi sosial dengan struktur sosial . Antara pengertian dengan fungsi sosial merupakan dua pengertian yang tidak dapat dipisahkan.
4.8.2    Sistem SosialTerbentuknya masyarakat sebagai suatu sistem sosial yang terdiri atas struktur sosial dan proses-proses sosial. Adapun ikatan-ikatan tertentu untuk menanamkan masyarakat pada suatu kesatuan manusia, yaitu :
1.    Ada ikatan adat istiadat yang merupakan ciri khas kehidupan dan terus menerus terjadi
2.    Adanya interaksi antar warga masyarakat
3.    Adanya norma atau hukum dan aturan tertentu yang mengatur pola perilaku warganya.
Masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup dan bekerja sama untuk mengatur diri mereka serta menganggap mereka suatu kesatuan sosial yang ada dalam waktu yang cukup lama.
Kelompok sosial adalah suatu sistem sosial yang terdiri atas sejumlah orang yang berinteraksi satu sama lain dan terlihat dalam suatu kegiatan bersama.
Proses-proses sosial adalah cara berhubungan yang dapat dilihat dan menentukan sistem serta bentuk-bentuk hubungan tersebut.

4.9    Hakikat Masyarakat dan Makna Manusia sebagai Makhluk Individua.    Makna individu
Makhluk sosial yang sedang mengadakan hubungan dengan alam sekitarnya dengan sadar dengan individu lainnya sehingga membentuk suatu kelompok yang besar.
b.    Makna Keluarga
Kelompok yang terdiri dari perhubungan antara laki-laki dan perempuan, dimana perhubungan sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak.
Fungsi keluarga : 1.    Fungsi pelindung
    2.    Fungsi ekonomi
    3.    Fungsi pendidikan
    4.    Fungsi Rekreasi
    5.    Fungsi agama
c.    Makna Masyarakat
    Syarat-syarat suatu masyarakat :
1.    Harus ada pengumpulan manusia dan harus banyak
2.    Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dan dalam suatu daerah tertentu
3.    Adanya aturan dan UU yang mengatur mereka untuk menuju kepentingan dan tujuannya

4.10    Fungsi dan Tugas Manusia sebagai Makhluk SosialManusia di masyarakat berfungsi sebagai penyusun masyarakat itu sendiri dan manusia bertugas dalam menjaga dan melestarikan kesepakatan yang diambil oleh masyarakat

4.11    Perubahan dan Stratifikasi Sosial
4.11.1    Stratifikasi Sosial
 
a.    Pengertian Stratifikasi Sosial
Stratifikasi sosial adalah pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat atau hierarkis
b.   Unsur-unsur dalam stratifikasi sosial
Status dan peran adalah unsur-unsur dalam stratifikasi sosial
c.    Terjadinya stratifikasi sosial dan fungsinya
Stratifikasi sosial terjadi karena :
1.    Secara alamiah atau dengan sendirinya
2.    Karena bentukan untuk mencapai tujuan bersama
Fungsinya adalah dasar stratifikasi sosial, terjadinya ketertiban dan penertiban sosial, tejadinya distribusi penghargaan dan menjelaskan kedudukan seseorang pada tempat-tempat nya dalam masyarakat.
d.    Sistem stratifikasi sosial
1.    Stratifikasi terbuka
2.    Stratifikasi tertutup
3.    Stratifikasi campuran

e.    Bentuk-bentuk stratifikasi sosial
1.    Stratifikasi sosial berdasarkan kriteria ekonomi
2.    Stratifikasi sosial berdasarkan kriteria sosial
3.    Stratifikasi sosial berdasarkan kriteria politik
4.    Stratifikasi sosial berdasarkan kriteria pekerjaan
5.    Stratifikasi sosial berdasarkan kriteria kehormatan
6.    Stratifikasi sosial berdasarkan kriteria budaya suku bangsa

f.    Pengaruh stratifikasi sosial dalam kehidupan masyarakat.
1.    Terjadinya hierarki dalam berbagai struktur sosial
2.    Munculnya lambang – lambang status sosial
3.    Penindasan oleh segmen-segmen besar dalam masyarakat

MANUSIA DAN PERADABAN


BAB III
MANUSIA DAN PERADABAN


    Pengertian
    Perdaban berasal dari kata ‘adab’  yang berarti “kesopanan, kehormatan, budi bahasa dan etiket”.  Peradaban adalah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi dan ilmu teknik untuk kegunaan praktis. Jadi, peradaban sebagai suatu perwujudan budaya yang didasarkan pada akal semata-mata dengan mengabaikan nurani kan berlainan dengan perwujudan budaya yang didasarkan pada akal, nurani, dan kehendak sebagai kesatuan yang utuh.

    Manusia sebagai mahluk beradab, evo;usi dan tahapan-tahapan peradaban    Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang terdiri atas tubuh dan jiwa sebagai suatu kesatuan yang utuh dan yang paling sempurna jika dibandingkan dengan mhkluk lain. Kesempurnaan itu terletak pada adab. Manusia beradab karena dalam jiwanya dilengkapi dengan akal, nurani dan kehendak.
    Sistem nilai budaya adalah konsepsi tentang nilai yang hidup dalam alam pikiran sebagian besar anggota atau warga masyarakat,dan berfungsi sebagai pedoman tertinggi bagi sikap mental, cara berfikir, dan tingkah laku mereka.

    Dampak evolusi budaya    Apabila budaya mengalami perubahan akan terjadi pula perubahan sikap mental, pola piker, dan pola tingkah laku anggota atau warga masyarakat dalam dalam berbagai aspek nilai kebudayaan. Perubahan budaya dapat berakibat positif, yaitu mempekaya nilai-nilai kehidupan yang sudaah ada, mendorong kea rah kemajuandan menyejahterakan kehisupan bermasyarakat. Selain itu, perubahan budaya dapat pula berakibat negative, yaitu merusak nilai-nilai kehidupan yang sudah ada, menghambat kemajuan, memperburuk sendi-sendi kehidupan, dan merugikan masyarakat sehingga terjadi krisis kemasyarakatan.

    Wujud-wujud peradaban
    Nilai     Menilai berarti mempertimbangkan untuk menentukan apakah sesuatu itu bermanfaat atau tidak.
    Moral    Moral adalah kebiasaan berbuat baik disebut perbuatan moral atau susila.
    Norma    Norma adalah suatu aturan yang berlaku, bersifat mengikat, norma dipelakukan dlam menuntun sikap dan tingkah laku manusia.
    Etika    Etika adalah ilmu tentang kebiasaan yang baik berupa prilaku
    Estetika    Estetika adalah ilmu yang mengkaji tentag sifat estetis suatu objek dan merupakan bagian dari ilmu filsafat yang menelaah dan membahas aspek-aspek keindahan sesuatu.
  
  Tradisi, Modernisasi, dan Masyarakat Madani    Tradisi adalah suatu kebiasaan, suatu kepercayaan yang sudah sangat mendarah daging pada suatu masyarakat yang apabila tidak dilaksanakan atau menyimpang akan mengakibatkan suatu kejelekan, sedangkan modernisasi adalah persoalan menarik yang dewasa ini merupakan gejala umum didunia.
    Dalam kehidupan manusia menyadari bahwa yang benar, yang indah atau baik, dan berguna menciptkan kesenagnan, kepuasan, kebahagiaan, dan kedamaian bagi semua orang. Sebaliknya, manusia menyadari bahwa yang salah, yang jelek atau buru dan tidak berguna atau tidak bermanfaat membuat orang tidak senang, tidak puas, tidak bahagia dan tidak ada kedamaian dalam kehidupan.

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


 BAB II
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
1.      Asal Kata Budaya
Budaya berasal dari akar kata bahasa Sanskerta, yaitu bhud yang artinya “budi”.Budaya artinya “buah budi”.Budaya diartikan “hasil budi daya cipta manusia”.Kata “kebudayaan” berasal dari bahasa Sansekerta “buddhayah” bentuk jamak dari “buddhi” yang berarti “budi”. Budaya artinya “buah budi”. Budaya diartikan “hasil budi daya cipta manusia”. Kata “kebudayaan” berasal dari bahasa Sansekerta “keseluruhan gagasan, karya dan akal budi manusia yang diciptakan dengan sengaja dan terus dikembangkan demi kepentingan, kebutuhan, kesejahteraan, kedamaian, kemakmuran, dan kepuasan hidupnya.

2.      Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan adalah keseluruhan ide-ide, tindakan atau hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar atau keseluruhan dari kelakuan dan hasil kelakuan itu didapat dengan cara belajar. Kebudayaan merupakan perkembangan manajemen budidaya artinya daya dari budi (kekuatan dan akal). Kebudayaan didefinisikan sebagai cara hidup manusia yang dirancang sebagai pedoman hidupnya.

3.      Batasan Definisi Kebudayaan Menurut Beberapa Ahli
a.    Sultan Takdir Alisyahbana
Kebudayaan adalah “ manifestasi dari cara berpikir”
b.   Moh.Hatta
Kebudayaan adalah “ciptaan hidup dari suatu bangsa.”
c.    M.M.Djojodiguno
Kebudayaan adalah “daya dari budi yang berupa cipta,karsa dan rasa.”(asas-asas sosiologi,1958)
Ø  Cipta : rinduan manusia untuk mengetahui rahasia segala hal yang ada dalam pengalamannya,yang meliputi pengalaman lahir dan batin.Hasil cipta berupa berbagai ilmu pengetahuan.
Ø  Karsa : kerinduan manusia untuk menginsafi tentang hal sangkaan,peran dari mana manusia sebelum lahir,dan kemana manusia mati.
Ø  Rasa : kerinduan manusia akan keindahan,sehingga menimbulkan dorongan baginya untuk menikmati keindahan,manusia merindukan keindahan dan menolak keburukan.
d.   Ahli sosiologi Indonesia,Selo Soemarjan (Soemarjan dan Soemardi,1964:113),mendefinisikan kebudayaan sebagai “Semua hasil dari karya,rasa,dan cipta masyarakat.”

4.      Kriteria Kebudayaan
a.       Sesuatu yang harus ditemukan sebagai sesuatu yang baru yang sebelumnya tidak ada.
b.      Sesuatu yang harus dialihkan dari generasi ke generasi.
c.       Sesuatu yang harus diabadikan dalam keasliannya atau dalam bentuk yang dimodifikasi.

5.      Benda-benda Kebudayaan
a.      Kebudayaan Material yaitu kebudayaan yang bersifat kebendaan,jasmaniah,atau kongkrit.Meliputi benda-benda ciptaan manusia,misalnya saja perlengkapan rumah tangga.
b.      Kebudayaan Nonmaterial yaitu kebudayaan yang bersifat rohani atau abstrak.Meliputi semua hal yang tidak dapat dilihat atau diraba,misalnya saja religi,bahasa,dan ilmu pengetahuan.

6.      Wujud Kebudayaan
Wujud kebudayaan menurut Melville dan Herskovits,yaitu :
a.       Keluarga
b.      Sistem Ekonomi
c.       Kekuasaan Politik
d.      Alat –alat Teknologi

7.      Harta Kebudayaan
a.       Harta Kebendaan (konkrit)
Harta kebendaan adalah barangnya berwujud (nyata) dan dapat diraba serta dilihat.
b.      Harta Kerohanian
Harta kerohanian adalah alam pikiran, pandangan hidup, kepandaian, bahasa dan sastra.

8.      Fungsi Kebudayaan
Untuk meningkatkan hidup manusia agar manusia lebih enak hidupnya,lebih berbahagia,lebih aman,lebih sentausa dan sejahtera.

9.      Unsur-unsur Kebudayaan
Menurut Herskovits (1964 : 117) menunjukan kebudayaan universal sebagai berikut :
a.       Kebudayaan materi dan pendukungnya,seperti teknologi dan ekonomi.
b.      Industri sosial,seperti organisasi sosial dan pendidikan.
c.       Manusia dan alam semesta,seperti sistem kepercayaan dan pengawasan kekuasaan.
d.      Estetika,meliputi kesenian grafik dan plastik,folklore,musik,drama,dan tari.
e.       Bahasa.

10.  Tiga Dasar Sumber Kebudayaan
Sumber kebudayaan itu ialah “akal budi manusia” yaitu terdiri atas 3 bagian :
1.    Moral ,yang meliputi masalah :
a.       Ilmu ketuhanan (teologia)
b.      Ilmu kemasyarakatan (sosiologi)
c.       Ilmu politik
d.      Ilmu ekonomi
e.       Ilmu hukum
2.    Etika dan Estetika, yang meliputi masalah :
Etika (perilaku atau sikap) ilmu tentang asas-asas akhlak
a.       Kesenian,untuk mencapai keindahan dan kehalusan rasa,retorika atau sastra.
b.      Peradaban,untuk mencapai kesusilaan,sopan santun,adat istiadat,dan moralitas.

3.    Intelek,yang meliputi bidang :
a.       Ilmu fisika (alam)
b.      Ilmu biologi (hayat)
c.       Ilmu eksakta dan matematika (pasti)
d.      Alam semesta

11.  Dua Corak Kebudayaan
1.      Kebudayaan lahir (civilization)
Kebudayaa lahir adalah kebudayaan yang diciptakan dengan sengaja demi kepentingan hidup lahiriah atau jasmani manusia.
2.      Kebudayaan batin (culture)
Kebudayaan natin dalah kebudayaan yang diciptakan dengan sengaja demi kepuasan batin manusia.

12.  Unsur-unsur Kebudayaan
1.      Kegiatan kebudayaan (cultural activities)
2.      Kegiatan kebudayaan sebagai kompleks kebudayaan
3.      Integritas kebudayaan (cultural integreted)

Kebudayaan dapat dibagi menjadi 3 bagian utama :
1.      Adat Istiadat
Yaitu kelompok kebiasaan,kebiasaan-kebiasaan itu adalah cara yang sesungguhnya anggota kelompok berinteraksi atau bertingkah laku.
2.      Sistem Gagasan
Adalah seperangkat ide yang menetapkan standar tingkah laku yang baik dan buruk,serta memberikan makna dan maksud hidup.
3.      Benda Hasil Karya
Adalah objek yang dihasilkan dan dipakai masyarakat,termasuk alat-alat yang dipakai untuk memproduksi benda lain.


13.  Pembentukan Kebudayaan
A.    Temuan Tak Sengaja
1.      Asal mula perahu
2.      Awal mula kendaraan
3.      Asal mula makanan dimasak
B.     Temuan Sengaja
1.      Penemuan mesin uap oleh James Watt (Skotlandia)
2.      Penemuan mesin mobil pertama oleh Gottlieb Daimler (Jerman)
3.      Penemuan pesawat terbang oleh Wilbur Wright (AS) tahun 1903
C.    Faktor Pembentuk Kebudayaan
1.      Ada orang yang mampu memikirkan,merancang,dan melaksanakan pembuatan sesuatu.
2.      Barang tersebut dibutuhkan.
3.      Unsur penunjang berupa suasana lingkungan alam fisik.


14.  Kebudayaan Nasional dan Daerah
o  Kebudayaan bangsa indonesia mengandung prinsip-prinsip sebagai berikut :
Ø  Asas Kekeluargaan dan Musyawarah
Ø  Sering Memberi dan Mengalah
Ø  Saling Asah,Asih dan Asuh
o   Budaya bangsa yang selaras,serasi dan seimbang mengandung pengertian nilai-nilai budaya moral :
Ø  Sikap moral yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Ø  Ketepatan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Ø  Sikap moral yang positif untuk berbuat adil dan tidak pilih kasih.
o   Dua paham besar budaya
Ø  Paham monodualistik yaitu suatu paham yang menganggap bahwa hakikat sesuatu adalah dua unsur yang terikat menjadi suatu kebulatan.
Ø  Paham monopluralistik adalah suatu paham yang mengakui bangsa indonesia terdiri atas berbagai unsur yang beraneka ragam,suku bangsa,adat istiadat,budaya,kesenian,bahasa daerah,berbeda agama,dan sebagainya tetapi semuanya terikat menjadi suatu kesatuan.

A.    Kebudayaan Nasional
Kebudayaan nasional merupakan kepribadian bangsa yang berasal dari pola pikir kehidupan sosial atau puncak dari budaya suku-suku bangsa yang menghuni bumi nusantara ini dan hasil sintesis dari berbagai jenis budaya suku tersebut yang membentuk pola baru.
Budaya nasional adalah budaya yang dapat mencerminkan kepribadian bangsa indonesia dan dapat menunjukkan identitas nasional,meliputi bidang politik,ekonomi,sosial dan budaya.


B.     Kebudayaan Daerah
Kebudayaan daerah adalah kebudayaan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat suku yang membedakannya dari kebudayaan suku yang lain karena faktor adat,kepercayaan,agama dan lingkungan alam yang dapat bertahan karena ikatan tradisi penduduknya secara turun-temurun.
Ciri kebudayaan daerah adalah unsur tradisi yang berakar kuat pada masyarakat kesukuan.

15.  Cara Masuk dan Terbentuknya Kebudayaan
1.      Cara Difusi Kebudayaan
Adalah suatu proses penyebaran dan pengembangan unsur-unsur terjadinya kebudayaan dari seseorang kepada orang lain atau dari satu masyarakat ke masyarakat lainnya.
2.      Cara Akulturasi
Adalah pertemuan dua kebudayaan atau lebih yang masing-masing berdiri sendiri secara damai.
3.      Cara Asimilasi
Adalah proses meleburnya berbagai kebudayaan menjadi satu kesatuan yang homogen.Proses pembudayaan ini bisa juga melalui internalisasi,sosialisasi,dan enkulturasi.

16.  Perubahan Kebudayaan dari Lokal Menuju Global
Perubahan kebudayaan dapat berjalan lambat,memakan waktu yang lama,atau cepat,memakan waktu yang relatif singkat.Terdapat beberapa sebab yang melatar belakangi terjadinya perubahan kebudayaan.Pada era globalisasi ini,kontak dengan kelompok lain menjadi sedemikian besar dan mudah,sehingga anda tentu dapat membayangkan betapa derasnya laju perubahan kebudayaan pada umat manusia dewasa ini.

17.  Tumbangnya atau Hancurnya Kebudayaan
Apabila suatu bangsa dikalahkan oleh bangsa lain,biasanya terjadi penjajahan.Ditekankan unsur penindasan dan paksaan serta kekerasan.Bangsa yang kalah hanya bisa hidup dan terhindar dari kemusnahan apabila mengikuti aturan –aturan dan dapat mengikuti sebanyak-banyaknya kebudayaan bangsa pemenang.
Konflik entitas dan SARA menimbulkan pengusiran dan pengungsian besar-besaran karena dimusuhi oleh pemerintahnya dan penduduk asli (setempat).

18.  Manusia Mahluk Berbudaya dan Beretika
Etnosentrisme adalah sikap pemahaman seseorang yang menganggap kebudayaan sendiri sebagai kebudayaan yang bernilai dan menganggap kebudayaan orang lain sebagai kebudayaan yang tidak bernilai,atau menganggap kebudayaan sendiri lebih baik daripada kebudayaan orang lain.
Etika yaitu pembentukan kepribadian melalui budaya,contohnya  perkawinan,bergaul dan lain-lain.
19.  Budaya Membutuhkan Etika
Calvin menulis manusia dalam menelaah alam dan budaya melihat didalamnya  ada unsur dosa juga.Sambil hidup dialam budaya manusia mangambil jarak dari kebudayaan tersebut.

20.  Budaya Sebagai Sarana Kemajuan dan Ancaman
Klages menulis bahwa budaya merupakan bahaya bagi manusia sendiri,dengan budaya dimaksudkan teknik peradaban,pabrik berasap,udara yangpenuh bunyi,kota yang kotor,hutan semakin gundul,kediktatoran akal,budi yang tamak.klages menyimpulkan bahwa manusia tidak dapat hidup tanpa budaya yang memuat ancaman bagi dirinya sendiri berpikir untuk mengamati dan mengerti,dan hidup penuh dengan mistik.